Preman Pasar Jadi Penegak Displin Warga yang Akan Bantu Para Aparat Keamanan!

Preman Pasar Jadi Penegak Displin Warga yang Akan Bantu Para Aparat Keamanan!
access_time 11 bulan yang lalu

Mereka akan terlibat dalam mengawasi warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan

Wakil Ketua Pelaksana II Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Komisaris Jendral Gatot Eddy Pramono menyatakan kalau aparat akan melibatkan preman pasar atau jeger untuk bisa mengawasi disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan sampai dengan penggunaa masker.

Menurutnya perlibatan preman pasar adalah untuk mengurangi resiko munculnya klaster pasar di tengah pandemi virus corona. “Di situ kan ada jeger-jengernya di pasa, kita jadikan penegakan disiplin, tapi tetap diarahkan oleh TNI-Polri dengan cara humanis,” begitu tutur Jendral Polisi Bintang tiga itu seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Operasi Yustisi mulai digelar, masyarakat diminta tenang

View this post on Instagram

TNI-Polri hingga Satpol PP DKI Jakarta menggelar operasi yustisi dalam pendisiplinan penggunaan masker di masyarakat. Dalam kegiatan ini, Polri menggandeng preman pasar untuk ikut mendisiplinkan warga di lingkungan pasar. Wakapolri Komjen Gatot Edy Pramono mengatakan pelibatan preman pasar ini tentunya dengan pengarahan dan pengawasan dari aparat penegak hukum. Preman diminta bersikap humanistis dalam mendisiplinkan warga. "Kita juga berharap penegak disiplin internal di klaster-klaster pasar. Di situ kan ada jeger-jegernya (preman, red). Kita jadikan penegak disiplin tapi tetap diarahkan oleh TNI-Polri dengan cara-cara humanis," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Source: detik.com

A post shared by INFIA – Fact (@infia_fact) on

Pria yang juga menjabat sebagai wakapolri ini menuturkan kalau keterlibatan preman pasar merupakan bagian dari Operasi Yustisi yang mulai digelar untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Adapun operasi tersebut juga akan melibatkan jajaran dari Polri, TNI, Satpol PP sampai dengan petugas kejaksaan. Lebih lanjutnya Gatot juga menegaskan kalau pihaknya sudah berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk memetakan klaster yang tergolong rawan penyebaran virus corona, seperti pasar, perkantoran maupun pemukiman.

Tujuannya adalah untuk menimalisir penularan di klaster-klaster tersebut. Jadi mungkin jangan kaget kalau ada polisi, ada TNI, ada Satpoll PP, tujuan kita bukan represif, tujuan kita untuk menyelamatkan,” begitu pungkasnya.

Contohnya seperti Kamis (10 September) di mana pihak TNI, Polri bersama Satgas Covid-19 hingga KPU membagikan 34 juta masker ke seluruh wilayah Indonesia. Adapun pembagian masker tersebut merupakan kampanye jaga jarak untuk menghidari kerumunan yang juga bagian dari Operasi Yustisi dan Pilkada 2020 aman dan sehat.

Jokowi perintahkan TNI dan Kapolri untuk mengawasi warga dalam meningkatkan disiplin protokol kesehatan

Perintah tersebut tertudah dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Keshatan dalma Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Angkie Yudistia selaku Juru Bicara Presiden Bidang Sosial menuturkan bahwa selain memerintah Panglima TNI dan Kapolri, Jokowi juga memberikan instruksi pada sejumlah mentri dan kepala lembaga lainnya, maupun kepala daerah untuk terlibat aktif dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Ditunjukkan pada sejumlah menteri, Panglima TNI, Kapolri, kepala Lembaga serta gubenur, bupati dan walikota agar bersama-sama melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat serta berpartisipasi secara aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” begitu tutur Angkie, Jumat (4 September 2020).

Gimana menurut Lo? Apa iya preman-preman bisa membantu meringankan tugas aparat dalam mendisiplinkan masyarakat?

close

Preman Pasar Jadi Penegak Displin Warga yang Akan Bantu Para Aparat Keamanan!

Search
close