Kucing Hobi Naik Gunung dan Flying Fox, Gimana Ceritanya?

Kucing Hobi Naik Gunung dan Flying Fox, Gimana Ceritanya?
access_time 11 bulan yang lalu

Viral di sosial media, seekor kucing memiliki hobi ekstrem seperti naik gunung dan flying fox

Kucing hobi naik gunung dan olah raga ektrem viral di media sosial. Pertama kali diunggah oleh akun Instagram @faktanyagoogle, kucing tersebut langsung mendapat perhatian dari para netizen.

Pasalnya kucing tersebut dikabarkan sudah mendaki 30 gunung di Malaysia bersama dengan sang pemiliknya. Tak seperti hewan pada umumnya, kucing milik pria asal Malaysia terlihat kalem dan senang saat diajak melakukan kegiatan ekstrem bahkan dia ikut berpose dalam sosial media sang pemilik.

Begini cerita awal bagaiman si kucing hobi naik gunung

Seperti dilansir Tribunnews, diketahui kalau kucing jantan itu bernama Jibek, sedang sang pemilik yang merupakan warga KL bernama Azhan Dziaruddin.

Azhan menjelaskan bawah Jibek merupakan jenis kucing baka maine coone campur kampung dan sudah berusia 4 tahun. Dia juga memenjelaskan bawhwa pertama kali menemukan Jibek saat masih kecil dengan kondisi kurang baik.

“Jibek dibuang dalam kotak oleh pemilik lamanya, saya pungut Jibek bersama dengan adiknya. Sayang sang adik harus mati saat masih kecil,” tutur Azhan, Sabtu (28 November). Semenjak saat itu Azhan merawat dan menjaga Jibek dengan sepenuh hati.

Dia mulai sering membawa Jibek ikut olahraga ekstrem sejak berusia 6 bulan, dan aktifitas tersebut sering dibagikan lewat akun Instagram khusus @jibekhikerscat.

Meski Jibek senang, mendaki gunung juga memiliki resiko tersendiri baginya

Azhan sendiri mengaku untuk selalu menyiapkan waktu untuk mengajak Jibek ke alam bebas setiap akhir pekan. “Setiap Sabut dan Ahad. Everyweek. Total sudah ada 40 bukit dan gunung di Malaysia yang kita taklukan berasama. Sebut saja Gunung Tahan, Korbu, Gayong, Chamah, Ulu Sepat, Yong Belar, Yong Yap, Gunung Nuang, Gunung Datok, dan Gunung Angsi,”┬átuturnya.

“Dia senang diajak jalan, mudah dekat dengan semua orang,” begitu lanjut pria berumur 39 tahun tersebut. Selama proses mendaki, 80% Jibek dipikul di atas carrier dan 20% biasa berjalan sendiri.

Meski demikian, Azhan menuturkan bahwa mengajak Jibek ke alam bebas bukan tanpa resiko. Salah satunya adalah mood Jibek yang bisa berubah tidak bagus. “Khawatir kalau mood Jibek lagi kurang bagus saat hiking, atau bisa juga diserang hewan lain dan mahluk gaib di hutan,” tuturnya.

Tapi Alhamdulilah, jika jadi apa-apa saya tahu untuk handle Jibek. Syaratnya segala persediaan mesti cukup dan rapi. Perlu juga mempelajari perlikau kucing sebelum membawa Jibek ke hutan,” tutupnya.

Wah lucu banget!

close

Kucing Hobi Naik Gunung dan Flying Fox, Gimana Ceritanya?

Search
close