Indonesia Sarang SMS Spam dan Telepon, Tertinggi di Asia Tenggara

Indonesia Sarang SMS Spam dan Telepon, Tertinggi di Asia Tenggara
access_time 4 minggu yang lalu

Sarang SMS Spam dan telepon ternyata ada di Indonesia! Lewat sebuah riset yang dirilis aplikasi identifikasi telepon Truecaller yang dirilis pada tengah bulan ini, Indonesia bahkan masuk urutan 10 besar dunia.

Berdasar laporan tersebut, Indonesia menjadi negara dengan telepon spam terbesar nomor 6 di dunia!

Panggilan telepon spam meningkat dua kali lipat

Selain itu, laporan Truecaller juga memberkan fakta bahwa Indonesia mencatat peningkatan lebih dari dua kali lipat volume panggilan telepon spam dari Januari sampai Oktober 2021.

Pada Januari, total panggilan spam tercatat mencapai 12.580.275, sementara selama Oktober panggilan itu meningkat menjadi 25.789.283.

Indonesia Sarang SMS Spam dan Telepon, Tertinggi di Asia Tenggara

Rata-rata, orang Indonesia menerima 14 panggilan spam per pengguna per bulan. Sekitar 50 persen dari semua panggilan masuk yang diterima penggua TrueCaller berasal dari nomor yang tak tersimpan di kontak telepon pengguna,” jelas aplikasi identifikasi telepon itu.

Kendati demikian, sebenarnya tahun ini sudah menunjukan bahwa rata-rata panggilan telepon spam sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya. Pasalnya pada laporan 2020, Truecaller menyebut rata-rata orang Indonesia menerima 18 panggilan telepon spam per bulan.

Tertinggi di Asia Tenggara

Sama seperti tahun lalu, Indonesia masih bertengger di urutan ke-6 negara dengan panggilan spam terbanyak, sekaligus menjadi yang paling tinggi di Asia Tenggara.

Selain masalah telepon spam, Indonesia juga masuk ke dalam 20 besar negara dengan SMS spam terbanyak di dunia.

Indonesia ‘nangkring’ di posisi ke-19 dengan SMS spam terbanyak, dengan rata-rata orang Indonesia menerima 6 pesan ‘sampah’ per bulan.

via TrueCaller

Data kami menunjukkan bahwa orang Indonesia menjadi target penipuan dengan meningkatkan tingkat teror komunikasi tidak diinginkan, menyebabkan jutaan pengguna smartphone di Indonesia berisiko menjadi korban penipuan.” – Alan Mamedi, CEO dan Co-Founder Truecaller.

close

Indonesia Sarang SMS Spam dan Telepon, Tertinggi di Asia Tenggara

Search
close