Penumpang KRL Harus Kenakan Baju Lengan Panjang Mulai Minggu Depan

Penumpang KRL Harus Kenakan Baju Lengan Panjang Mulai Minggu Depan (foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
access_time 1 tahun yang lalu

Penumpang KRL dilarang masuk kalo pake baju lengan pendek!

Memperketat peraturan di masa normal baru, PT Kereta Comuter Indonesia (KCI) akan memberlakukan aturan penggunaan baju lengan panjang bagi pengguna kereta rel listrik (KRL) mulai minggu depan.

Dengan adanya peraturan tersebut, penumpang KRL pun dipastikan tidak akan diizinkan untuk masuk stasiun jika mengenakan baju berlengan pendek.

Solusinya, penumpang diingatkan untuk mengenakan jaket, kemeja atau kaus berlengan panjang. Peraturan ini pun sudah disosialisasikan KCI selama satu minggu.

Seluruh jalur (KRL) satu minggu ini sudah kita sosialisasikan masif. Mudah-mudahan minggu depan sudah tertib (berlengan panjang) semua,” tutur VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba.

View this post on Instagram

#RekanCommuters, sebagai upaya tambahan kita untuk sama-sama melindungi kesehatan diri di tengah Pandemi Covid-19, para pengguna kereta api perkotaan termasuk KRL Commuter Line wajib menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket saat naik KRL. Kebijakan ini sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan no.14 tahun 2020. Selain itu, pemakaian pelindung wajah atau faceshield juga sangat disarankan. Protokol kesehatan lainnya yang sudah Rekan Commuters ikuti selama ini juga tetap berjalan. Dengan meningkatkan berbagai upaya perlindungan diri dan kedisiplinan pribadi, kita berharap dapat beraktivitas dengan produktif, aman, dan sehat di era adaptasi kebiasaan baru ini. #CovidSafeBUMN #KCILawanCorona #BUMNUntukIndonesia Follow us on : Twitter : @commuterline Instagram : @commuterline Facebook : Commuter Line Youtube : Commuter Channel

A post shared by Kereta Commuter Indonesia (@commuterline) on

Gunakan baju berlengan panjang untuk menghindari covid-19, memangnya efektif?

Menurut penjelasan Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman, penggunaan baju berlengan panjang untuk mencegah penularan covid-19 belum dibuktikan secara ilmiah.

Enggak ada risetnya dan juga kaitannya secara mekanisme penularan Covid-19,” kata Dicky, dilansir dari Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

Penyebab penularan utama virus SARS-CoV-2 yakni saat tangan menyentuh wajah seperti mata hidung, dan mulut. Dicky mengatakan bersenggolan antar sesama penumpang tidak boleh, baik memakai lengan panjang atau tidak.

Alih-alih, Dicky justru lebih menekankan pentingnya mengurangi kapasitas penumpang, terutama di fasilitas umum seperti KRL yang sering terisi penuh.

Robert EBlackmon Me Social Distancing GIF - RobertEBlackmon ...

Source: Tenor

Rangkaian peraturan baru untuk penumpang KRL

Ketentuan menggunakan baju berlengan panjang ini melengkapi rangkaian peraturan lain yang sudah ditetapkan KCI sebelumnya.

Peraturan tersebut meliputi penggunaan masker dan/atau pelindung wajah, membawa hand sanitizer, tidak boleh berbicara di dalam keretan dan mencuci tangan secara rutin.

Selain itu, penumpang juga harus menjaga jarak sesuai dengan tanda tempat duduk dan berdiri yang ada di stasiun dan di dalam kereta.

Penumpang KRL terus bertambah

Perlu diketahui pula, saat ini penumpang KRL mulai melonjak, seiring dengan meningkatnya aktivitas perkantoran Jakarta.

Seperti data Senin (6/7/2020), tercatat sebanyak 419.292 orang menggunakan KRL. Angka tersebut merupakan angka tertinggi pengguna KRL selama pandemi covid-19.

PT KCI kemudian mengoperasikan layanan kereta luar biasa (KLB) untuk mengurai kepadatan antrean penumpang di Stasiun Bogor, Senin (13/7/2020).

Social Distancing GIF - Find & Share on GIPHY

Source: Giphy

Setujukah lo dengan peraturan mengenakan baju lengan panjang untuk penumpang KRL? Tell us what you think in the comments below!

close

Penumpang KRL Harus Kenakan Baju Lengan Panjang Mulai Minggu Depan

Search
close