close

Bangun Rumah Dengan Tangan dan Teknologi Primitif, Channel Ini Akhirnya Diapresiasi oleh YouTube

Bangun Rumah Dengan Tangan dan Teknologi Primitif, Channel Ini Akhirnya Diapresiasi oleh YouTube
By Kevin Andreas
access_time 1 minggu yang lalu Comments

Di channel Primitive Survival Tool, lo belajar cara bangun rumah hanya dengan tangan!

Kalo lo suka menghabiskan waktu dengan nonton YouTube, mungkin lo udah nggak asing lagi dengan channel YouTube Primitive Survival Tool.

Dibuat sejak bulan Desember 2015, channel The Survival dikenal lewat konten-kontennya yang menampilkan pembangunan rumah, kolam renang, bahkan villa, dengan tangan, bahan dan alat sederhana seperti pacul dan tanah liat.

Baru-baru ini, kreator kanal tersebut mendapatkan penghargaan The Gold Creator Award dari YouTube. Foto saat mereka mendapat penghargaan tersebut diunggah kembali oleh akun Twitter @scathydraws dan telah disukai oleh 800 ribu pengguna Twitter.

Baca juga: TikTok Siapkan Uang Rp 2,9 Triliun untuk “Gaji” Para Content Creator

Primitive Survival Tool ingin bagikan berbagi ilmu lewat channel-nya

Duo kreator tersebut diketahui berasal dari Kamboja. Sejak awal membuat channel The Survival mereka ingin berbagi ilmu tentang bagaimana alat bertahan hidup primitif dapat digunakan untuk membangun struktur yang anda pikir tidak memungkinkan.

Kami membuat video cara membangun berbagai hal di alam liar, sehingga penonton kami dapat belajar juga,” tulis mereka tersebut di uraian channel-nya di YouTube.

Dalam salah satu video mereka yang paling populer, mereka menunjukkan cara membuat ruang bawah tanah rahasia yang dikelilingi dengan kolam renang. Mereka menggarap lahan tersebut dengan peralatan dan bahan seadanya yang dapat ditemukan di alam bebas. Video ini telah ditonton sebanyak 136 juta kali.

Baca juga: YouTube Siapkan Kompetitor TikTok

Apresiasi platform untuk content creator-nya

Saingi YouTube, layanan TikTok juga tengah menyusun langkah untuk bisa apresiasi para content creator, sekaligus menarik kreator baru masuk.

Program tersebut bernama TikTok Creator Fund, dan kini TikTok pun sudah menyiapkan dana sebesar USD 200 juta (Rp 2,9 triliun) untuk program tersebut.

Baca juga: Extreme ASMR: YouTuber Ini Dikecam Karena Makan Hewan Hidup

Dana itu ditujukan untuk mendukung para konten kreator yang mencari pemasukan lewat aplikasi TikTok,” kata juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan.

Dilansir dari The Verge, antinya, content creator akan menerima dana tersebut setiap tahunnya dan kemungkinan nilainya dapat bertambah secara berkala lewat program TikTok Creator Fund.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para content creator. Misalnya, berusia 18 tahun ke atas dan rutin mengunggah konten video yang sesuai dengan pedoman komunitas TikTok.

Apa pendapat lo tentang konten-konten The Survival? Tell us what you think in the comments below!


close

Bangun Rumah Dengan Tangan dan Teknologi Primitif, Channel Ini Akhirnya Diapresiasi oleh YouTube