The New Normal Indonesia, Mulai Dari Masker Sampai Transaksi Non-Tunai

The New Normal Indonesia, Mulai Dari Masker Sampai Transaksi Non-Tunai
access_time 1 tahun yang lalu

‘Brace yourself, the new normal is coming’

Menjadi topik terhangat selama seminggu belakangan, meskipun ‘new normal‘ diragukan untuk bisa diterapkan di Indonesia, sepertinya cepat atau lambat hal tersebut akan mulai berlaku.

New normal‘ sendiri menurut Wiku Adisasmita selaku Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 adalah menjalankan aktvitas normal dengan penambahan beberapa protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19

Masyarakat diminta untuk siap mengurangi kontak fisik dengan orang lain, menghindari kerumunan serta berkerja dan bersekolah dari rumah, namun munculnya wacana untuk mengaktifkan sektor bisnis sesegera mungkin akan membuat sebagian besar orang mulai kembali bekerja.

1 Juni, skenario pemulihan ekonomi di mulai

Fase pemulihan ekonomi di Indonesi akan segera di mulai pada 1 Juni 2020, di mana pemulihan tersebut dibagi menjadi lima fase.

Fase pertama, industri dan jasa dapat beroperasi dengan protokol kesehatan Covid-19, dan beberapa Mall sudah mulai beroperasi tapi hanya untuk toko yang menjual fasilitas kesehatan dan jika berhasil maka fase berikutnya akan berjalan berdasarkan schedule.

Pertanyaannya, sudah siapkah lo? Tahukah apa saja yang harus dijalankan saat ‘new normal’ itu bergulir?

Kalau belum dan masih bingung harus apa, tenang! USS FEEDS akan memberikan lo panduan lengkap untuk memasuki fase the new normal di Indonesia.

Panduan ‘The New Normal’ Indonesia

1. New Normal – Menuju tempat bekerja

  • Sebelum berangkat ke kantor, pastikan tubuh dalam kondisi sehat. Jika ada gejala demam, batuk dan pilek sebaiknya tetap berada di rumah
  • Selalu gunakan masker sedari keluar rumah
  • Hindari penggunaan angkutan umum, jika terpaksa harus maka jangan lupa untuk menjaga jarak 1 meter dengan orang lain dan jangan menyentuh permukaan secara sembarangan. Siapkan hand sanitizer
  • Jika menggunakan ojek online, sebaiknya gunakan helm milik pribadi
  • Selama perjalanan hindari menyetuh atau mengucek mata dengan tangan
  • Sebisa mungkin melakukan pembayaran transportasi dengan ‘cashless

2. New Normal – Di tempat kerja

  • Segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Usahakan untuk menggunakan siku saat membuka/menutup pintu atau menekan tombol lift, di dalam lift jangan lupa untuk menjaga jarak dan sebaiknya saling membelakangi
  •  Bersihkan meja dan peralatan kerja dengan cairan disinfektan
  • Tingkatkan kesadaran untuk tidak menyentuh sembarangan benda-benda milik bersama atau orang lain, jika terpaksa segera gunakan hand sanitizer
  • Jaga jarak dengan rekan kerja minimal 1 meter
  • Pastikan udara dan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan tempat bekerja
  • Disiplin menggunakan masker dan hindari berjabat tangan

3. New Normal – Saat kembali ke rumah

  • Sesampainya di rumah, jangan langsung bersentuhan dengan anggota keluarga. Segeralah bersihkan diri (mandi dan mengganti pakaian). Bersihkan alas kaki dan segera cuci pakain/masker kain dengan detergen
  • Jika menggunakan masker sekali pakai, semprotkan diinsfektan pada masker dan rusak masker sebelum di buang ke tempat sampah.
  • Pastikan tubuh mendapatkan suplai nutrisi dan istirahat yang cukup, jangan lupa juga untuk rutin berolah raga selama 30 menit/hari dan berjemur setiap harinnya.

Well, siap atau tidak siap ini sebuah fase yang harus dijalani. Hal terpenting adalah untuk selalu menjalankan setiap protokol di atas dan jangan egois. 

Bagi yang ingin mengetahui lebih lengkap, bisa unduh panduan dari BPOM di sini.

Stay safe, and welcome new normal!

 

 

 

close

The New Normal Indonesia, Mulai Dari Masker Sampai Transaksi Non-Tunai

Search
close