“Story of Kale” Siap Dirilis tapi Nggak Tayang di Bioskop, Trus Nonton Dimana?

“Story of Kale” Siap Dirilis tapi Nggak Tayang di Bioskop, Trus Nonton Dimana?
access_time 1 tahun yang lalu

Disebut-sebut sebagai film produksi masa pandemi pertama, spin-off dari “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” bakal rilis lewat platform online streaming

Film lepas “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” (2020) yang berjudul “Story of Kale” akhirnya rampung dan siap dirilis.

Kabar ini terungkap lewat video teaser yang diunggah ke akun Instagram resmi @nkcthi beberapa waktu lalu.

Uniknya, Story of Kale nggak bakal tayang di bioskop. Alih-alih, film tersebut akan tayang lewat layanan streaming online, Bioskop Online. Sayangnya, belum ada informasi terkait tanggal rilis pasti film ini

Baca juga: Mulan Tayang di Disney+, tapi Malah Diboikot di Beberapa Negara! Begini Alasannya

“Story of Kale: When Someone’s in Love,” buah kesuksesan film NKCTHI

Film NKCTHI yang diadaptasi dari buku best seller karya Marchella FP yang tayang Januari lalu berhasil meraup lebih dari 2 juta penonton.

Film ini juga menuai respon positif dari kalangan kritikus film. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang diraih film tersebut.

Di ajang Indonesia Movie Awards 2020 beberapa waktu lalu, Ardhito Pramono berhasil meraih penghargaan sebagai Pemeran Pendatang Baru Terfavorit melalui perannya sebagai Kale di film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.

Tidak hanya Ardhito, Oka Antara pun berhasil meraih penghargaan di kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Tak lama berselang, pengumuman film lepas NKCTHI pun diumumkan ke sosial media.

Baca juga: Bukan Jepang! Lokasi Wisata Ini Ternyata Ada di Indonesia

“Story of Kale,” film produksi masa pandemi pertama?

Perlu diketahui, proses produksi film ini dilakukan di tengah pandemi covid-19. Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara bahkan menyebut, film ini berpotensi menjadi film produksi pandemi pertama yang akan dirilis.

Protokol kesehatan pun dijalankan dengan sangat ketat. Bahkan disebut-sebut lebih ketat dari anjuran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Angga menyebut, kurang lebih dalam satu produksi film setiap orang yang terlibat akan melakukan swab test sebanyak lima sampai enam kali.

Kemudian saat proses syuting, kru dan pemeran akan mengikuti karantina. Bila syuting berlangsung selama 30 hari, maka kru dan pemeran akan mengikuti karantina selama 30 hari tanpa pulang ke rumah masing-masing.

Ada pekerjaan atau tidak, mereka harus tetap di hotel. Kalau ada pekerjaan, baru mereka ke lokasi syuting. Jadi hanya boleh hotel-lokasi syuting-hotel,” kata Angga, dilansir dari CNN.

Siapa karakter Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang menurut lo cocok untuk dijadiin film lepas kayak “Story of Kale: When Someone’s in Love?” Tell us in the comments below!

close

“Story of Kale” Siap Dirilis tapi Nggak Tayang di Bioskop, Trus Nonton Dimana?

Search
close