Sal Priadi Ceritakan Kisah Hidup Lewat ‘MARKERS AND SUCH’

Sal Priadi Ceritakan Kisah Hidup Lewat 'MARKERS AND SUCH'
access_time 1 bulan yang lalu

“MARKERS AND SUCH” curahkan hati Sal Priadi

Sal Priadi kembali merilis sebuah maxi-single bertaut “MARKERS AND SUCH” yang memuat tiga lagu ‘Lewat Sudah Pukul Dua, Makin Banyak Bicara Kita’, ‘Mesra-mesranya Kecil-kecilan Dulu’, dan ‘Kita Usahakan Rumah Itu’.

Ketiga lagu terbaru di dalam MARKERS AND SUCH mewakili kisah hidup Sal dengan memiliki judul-judul yang disebut efisien sekaligus berlapis arti.

Musisi sekaligus aktor tersebut menyatakan bahwa lirik lagu dalam maxi-single-nya memiliki cerita yang akan mudah dipahami oleh para pendengar. Cerita yang dikisahkan merupakan kiah hidup Sal selama menjalankan proses penulisan.

Sal Priadi Ceritakan Kisah Hidup Lewat 'MARKERS AND SUCH'

Rumah, anak, dan istri jadi inspirasi

Sal Priadi sebut inspirasi utama dalam penulisan tiga lagu dalam “MARKERS AND SUCH” adalah rumah, anak, dan sang istri. Ia merasa harus melepaskan gaya penulisan liriknya yang terlalu terpaku pada cara penulisan di album pertamanya, “Berhati”.

Penyanyi 29 tahun itu mengatakan bahwa dirinya agak sulit untuk menerima cara penulisan lirik dalam lagu-lagu terbarunya, karena sebelumnya ia juga harus menerima kenyataan bahwa dirinya sendiri pun sudah berubah.

Melalui press, Sal mengaku lagu ‘Kita Usahakan Rumah itu’ merupakan proyeksi rumah impian Sal serta keluarganya. Dalam lirik lagu ‘Urusan perabotan dan wangi-wangian, ku serahkan pada seleramu yang lebih maju,’ Sal menjelaskan impian rumah yang sedang dituju tanpa adanya kiasan.

Sedangkan dalam lagu ‘Mesra-mesraannya Kecil-kecilan Dulu’, Sal menunjukkan rasa sayangnya kepada sang anak yang ia kemas meniadi nuansa lagu yang terdengar sangat berbeda dari lagu-lagu Sal yang lain.

Sal Priadi Ceritakan Kisah Hidup Lewat 'MARKERS AND SUCH'

Proses rekaman libatkan musisi dan sahabat

Dalam proses perekamannya, Sal mengaku dirinya meluapkan emosi lewat air mata karena ia masih merasakan rasanya menjadi Ayah. Jika dibandingkan dengan lagu-lagu lainnya, Sal hanya mengulang perasaan di masa lalu yang ia tulis kembali dalam bentuk lirik.

Proses pewujudan kedua lagu tersebut melibatkan musisi dan produser Petra Sihombing yang ternyata adalah sahabat dari Sal. Petra juga sedang menjalankan kehidupan bersama buah hatinya, yang menciptakan keselarasan saat mereka berdua bekerja sama.

Selain itu lewat ‘Lewat Sudah Pukul Dua, Makin Banyak Bicara Kita’, Sal menggandeng kolaborator Mahatamtama Arya Adinegara dari kuartet pop Coldiac. Sal mempercayakan lagu tersebut kepadanya karena Sal akui dirinya sudah terbiasa mencurahkan isi hati soal percintaan ke Mahatamtama.

MARKERS AND SUCH adalah bagian dari rencana album penuh Sal yang berjudul MARKERS AND SUCH, PENS, FLASHIDISKS.

Have you listened to any of the songs? Let us know!

close

Sal Priadi Ceritakan Kisah Hidup Lewat ‘MARKERS AND SUCH’

Search
close