Pilpres AS 2020, Apa Saja yang Sudah Terjadi Sampai Hari Ini?

access_time 12 bulan yang lalu

Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) ke-59 sudah jadi perbincangan semua orang beberapa hari belakangan. Apalagi, Pilpres ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

Sementara proses pemungutan suara masih berlangsung, sudah banyak yang terjadi selama Pilpres berlangsung. Mulai dari proses kampanye, debat, sampai fakta-fakta menarik tentang Pilpres tahun ini.

Ini dia fakta-fakta menarik yang terjadi selama Pilpres Amerika Serikat 2020:

Pemilihan Presiden Pertama di Abad 21 yang Diselenggarakan Saat Pandemi

Pilpres AS 2020
via New York Times

Melihat sejarahnya, AS pernah menyelenggarakan Pilpres ketika dihadapkan pada wabah Flu Spanyol di tahun 1918. Saat itu, wabah tersebut bikin penurunan jumlah pemilih sampai 20 persen.

Kini di abad 21, Pilpres ke-59 jadi pemilu pertama yang diadakan di tengah pandemi Covid-19. Meski begitu, justru jumlah pemilih pada Pilpres kali ini mengalami peningkatan.

Berdasarkan laporan Proyek Pemilu AS, peningkatan jumlah pemilih pada Pilpres AS kali ini jadi yang tertinggi sejak tahun 1908, yaitu lebih dari 150 juta partisipan.

Pemilu Termahal Sepanjang Sejarah

Pilpres 2020
via Independent

Dikutip dari Business Insider, Pilpres AS 2020 kali ini jadi yang termahal sepanjang sejarah. Bahkan siklus pemilu kali ini disebut-sebut bernilai dua kali lipat dari sebelumnya.

Siklus Pilpres AS 2020 ini telah berhasil menghabiskan biaya sebesar USD 14 miliar atau setara Rp 350,9 triliun.

Kanye West Nyapres

Pilpres AS 2020 - Kanye West
via Reuters

Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West turut meramaikan huru-hara Pilpres AS tahun ini. Namun, langkahnya di bursa kepresidenan AS terjegal sejumlah suara yang sangat kecil, hanya 0,3 persen saja.

Meski usahanya sudah berakhir tahun ini, West tidak menyerah begitu saja. Kabarnya ia akan melanjutkan rencana nyapresnya pada tahun 2024 mendatang.

Donald Trump Deklarasikan Kemenangan Lebih Awal

Pilpres AS 2020
via The Texas Tribune

Sampai artikel ini ditulis, proses pemungutan suara belum berakhir. Tapi Donald Trump justru sudah mendeklarasikan kemenangannya lebih awal.

Trump pun mendeklarasikan kemenangannya sejak namanya menang di Georgia, North Carolina, Pennsylvania, dan Florida. Tidak hanya itu, ia juga mengklaim bahwa Pilpres AS tahun ini telah terjadi kecurangan.

Bahkan skenario ini sudah diprediksi sebelumnya jika Trump mendeklarasikan kemenangan lebih awal. Hal ini dianggap akan sangat berbahaya bagi AS karena akan adanya kehilangan suara sampai pemberontakan bersenjata.

Jika Biden Menang Akan Cetak Sejarah

Pilpres AS 2020
via The Guardian

Ada banyak rekor sejarah baru di Amerika Serikat jika Joe Biden atau Donald Trump memenangkan Pilpres AS 2020 ini. Jika Biden menang, ia akan menjadi Presiden Tertua yang dilantik di AS, yaitu berumur 78 tahun.

Selain itu jika Trump kalah, ia akan jadi Presiden AS pertama yang kalah dari Wakil Presiden.

Trump Marah-Marah Sampai Telfon Sejumlah Gubernur Negara Bagian

trump
via The Guardian

Selama proses pemungutan suara masih berlangsung, Trump menghabiskan waktunya dengan menelfon sejumlah gubernur negara bagian.

Kabarnya ia marah-marah kepada Gubernur Arizona karena menurutnya, Arizona merupakan tempat suara terbesar milik Trump. Tapi nyatanya, kini 88 persen suara yang terkumpul hasilnya Biden menang atas Trump di Arizona.

_

Wah, banyak banget ya fakta menarik yang terjadi selama Pemilu AS tahun ini.

Gimana tanggapan Lo?

close

Pilpres AS 2020, Apa Saja yang Sudah Terjadi Sampai Hari Ini?

Search
close