Kisah Korban Perkosaan yang Berani Bersuara Setelah Setahun Memendam Trauma, Polisi Akhirnya Turun Tangan

Kisah Korban Perkosaan yang Berani Bersuara Setelah Setahun Memendam Trauma
access_time 1 tahun yang lalu

Sang pelaku kekerasan seksual tersebut bernama Raffi Idzamallah alias Gondes

Kasus kekerasan seksual kembali mencuat ke jagat maya. Kali ini insiden tersebut terjadi setahun lalu dan beredar di media sosial setelah sang korban menceritakan pengalamannya lewat Instagram.

Adalah @amyfitria.s yang dikenal sebagai korban insiden terebut. Butuh waktu satu tahun buat @amyfitria.s untuk mengumpulkan nyali menceritakan kisahnya.

Secara hukum, @amyfitria.s tak punya cukup bukti untuk memenjarakan pelaku

Aku tidak akan (menceritakan kisah ini) jika polisi sudah bertindak, namun berdasarkan hukum, aku tidak punya cukup bukti untuk memenjarakan orang brengse*k ini, jadi yang aku bisa lakukan hanya mengeksposnya,” tutur @amyfitria.s.

View this post on Instagram

It has almost been a year for me to finally take up the courage to talk about this event that has been haunting me until this day. I would not have done this if the police would have taken action, but by law I do not have enough evidence to put this fucker into jail so all I can do is expose him. Pictures above are from cctv recordings and all the confirmed data I have gathered on him. Without further ado; my story. I woke up to what I believe was the worst nightmare come to life. My mom has gone to work that day the 13th of August, it was around 9.30AM. Someone seemingly has purposely woken me from my sleep and I saw a tall silhouette leaving my room. Me, not having gathered my senses and having not had enough sleep immediately thought it was @osamabineldam. I followed this guy to my dressing room, where he hid in the corner and as I entered the room and turned around – I had never seen that person in my whole entire life. Before i could even react he bashed me several times with what I believe was a piece of metal until I was bleeding from my head and lying almost unconscious on the floor with several bad bruises from my head to my shoulders. I saw he was holding a knife and I was pleading him to not kill me, he told me to stay quiet and proceeded to sexually assault me (yes, the r word). What could I have done? I had no weapon, no self defense and I could barely get up from the blood I lost. After he was done he left my room, threatening me to stay inside. I immediately looked for my phone but it was gone, and hid in my bathroom until I was sure he was gone. I ran outside as soon as there was no sign of anybody in my house and sought out to neighbors for help. The very same day I was sent to a hospital for inspection for the police report, and filed a report at the police. Also that very same day he decided to text me, first trying to apologize then once again threatening me because he "let me live". He used a vpn to terror my old ig. His name is Raffi Idzamallah, he goes by the name Gondes. Lives in the perkampungan behind Permata Bintaro (sektor 9), dia suka ngeskate. Do what you want if you run into him, and if you wanna share this you're welcome.

A post shared by @ amyfitria.s on

@amyfitria.s juga mengunggah beberapa potongan gambar rekaman cctv untuk mengiringi kisahnya tersebut.

Peristiwa tersebut berawal dari ketika dirinya bangun pagi sekitar pukul 09.30 pada Agustus tahun lalu di mana orang tuanya ketika itu sudah berangkat kerja. Dalam keadaan belum sepenuhnya sadar, @amyfitria.s melihat bayangan seseorang.

Saya mengikutinya menuju kamar rias saya, di mana ternyata dirinya telah bersembunyi di balik pintu. Ketika pintu tertutup, saya baru sadar bahwa saya tidak pernah melihat orang ini sebelumnya,” tulis akun @amyfitria.s.

Setelah Amy sadar, orang tersebut langsung memukulnya dengan benda keras hingga hingga kepalanya berdarag. Setelah itu dirinya juga hampir tidak sadarkan diri karena pukulan tersebut juga mengakibatkan kepala dan pundaknya memar. Sang pelaku juga memegang sebilah pisau.

Ia menyuruh saya untuk tetap diam dan kemudian dia langsung memerkosa saya,” tulis akun @amyfitria.s.

Setelah melancarkan aksinya, sang pelaku melarikan diri dan memaksanya untuk tetap di dalam rumah. Setelah pelaku pergi, @amyfitria.s pun dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku sempat menghubungi korban setelah memerkosa @amyfitria.s

Di hari yang sama setelah pelaku memerkosa @amyfitria.s, ia mengirimkan pesan teks kepada korban.

Awalnya ia meminta maaf, namun kembali mengancam; “inget ya lu udah gue biarin hidup,” tulis sang pelaku yang diketahui bernama Raffi Idzamalah alias Gondes.

Masih Buron, Ini Wajah Pelaku Pemerkosa asal Bintaro

Bukan cuma itu, pelaku juga masih berani mengirimkan video vulgar dan pesan bernada pelecehan.

Iyalah gue ngelakuin itu semua cuma buat seneng-seneng,” tulis Gondes. “Kenapa emang? Lu nggak suka?

Sebagai tambahan, Gondes tinggal di perkampungan belakang Permata Bintaro (sektor 9).

Baca juga: Laki-Laki Juga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Setelah viral, polisi baru turun tangan

Setelah kasusnya viral, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan terhadap insiden ini.

Kapolsek Tangerang Selatan AKBP Imam Setiawan mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus pemerkosaan yang dialami @amyfitria.s.

Saat ini kami sudah memeriksa 5 saksi,” kata Imam, dilansir dari Kompas, Sabtu (8/8/2020).

Pihaknya juga sudah mengantongi identitas pelaku beradasarkan keterangan korban dalam unggahan di media sosial, dan memadukan informasi yang ada dengan hasil penyelidikan di lapangan.

Data yang ini akan melengkapi data hasil penyelidikan kami. Karena awal korban melapor tidak diketahui siapa pelakunya,” ucap dia.


close

Kisah Korban Perkosaan yang Berani Bersuara Setelah Setahun Memendam Trauma, Polisi Akhirnya Turun Tangan

Search
close