Kata Ilmuwan, Rotasi Bumi Makin Lambat dan Waktu Sehari Jadi Lebih Panjang

Kata Ilmuwan, Rotasi Bumi Makin Lambat dan Waktu Sehari Jadi Lebih Panjang
access_time 1 bulan yang lalu

Setelah makin cepat di tahun 2020, kini rotasi Bumi mulai melambat, bahkan bikin hitungan perhari di planet ini bertambah,

Para ilmuwan pun memperkirakan, perlambatan ini membuat perhitungan waktu di seluruh dunia bertambah satu detik di tahun depan.

Rotasi yang tak stabil

Kata Ilmuwan, Rotasi Bumi Makin Lambat dan Waktu Sehari Jadi Lebih Panjang
via Giphy

Rata-rata, setiap hari di planet kita ini berlangsung 86.400 detik. Tapi, rotasi Bumi tak selalu sempurna, melainkan selalu berubah sedikit setiap waktu, tergantung pergerakan inti, lautan, maupun atmosfer.

Saat ini perhitungan waktu di dunia mengacu pafa Universal Coordinated Time (UTC). Perhitungan ini berdasarkan jam atom yang mengukur waktu dengan pergerakan elektron dalam atom yang didinginkan sampai angka nol mutlak.

Selama ini jam atom selalu presisi dan tak berubah-ubah. Berarti, saat rotasi Bumi tak selaras dengan jam atom, ada sesuatu yang berubah.

Rotasi bumi melambat, waktu sehari makin panjang

Kata Ilmuwan, Rotasi Bumi Makin Lambat dan Waktu Sehari Jadi Lebih Panjang
via Tenor

Tahun 2020 lalu, rotasi di Bumi lebih cepat, hingga memecahkan rekor hari terpendek yang ada di tahun 2005. Rekor hari terpendek kini terjadi pada 19 Juli 2020, saat Bumi menyelesaikan rotasinya 1,4602 milidetik lebih cepat dari rata-rata 86.400 detik.

Melansir LiveScience, putaran bumi semakin melambat. Paruh pertama tahun ini masih berlangsung dengan cepat. Namun, dari 1 Juli hingga 30 September, waktu sehari jadi makin panjang dengan rata-rata 0,05 milidetik daripada tahun 2020.

Dengan begitu, Bumi tak lagi mempercepat putarannya, walau masih di tingkat yang lebih cepat dari rata-rata.

Mengejar waktu rata-rata dalam satu dekade ke depan

Kata Ilmuwan, Rotasi Bumi Makin Lambat dan Waktu Sehari Jadi Lebih Panjang
via Gifer

Walaupun rotasinya kini mulai melambat, masih butuh 10 tahun lagi unutk bisa mengejar cepatnya waktu ritasi di tahun 2020 lalu.

Inilah yang para ilmuwan sebut sebagai detik kabisat negatif (negative leap second).

Tentunya, ada kemungkinan Bumi bakal berotasi dengan lambat seperti normalnya. Mungkin butuh satu detik di tahun-tahun mendatang.

Saat ini, masih belum ada prediksi lebih lanjut dan para ilmuwan pun masih kesulitan untuk tahu apa yang jadi faktor perubahan jangka panjang dalam rotasi Bumi.

Baca juga:

close

Kata Ilmuwan, Rotasi Bumi Makin Lambat dan Waktu Sehari Jadi Lebih Panjang

Search
close