Karhu, Sepatu Atletik Pelopor Inovasi

access_time 1 tahun yang lalu

Mendengar nama Finlandia, sepertinya negara beriklim dingin ini jarang disorot media. Kita tidak tahu banyak tentang apa yang ada di sana, termasuk produk-produknya.

The Flying Finn

Source: Main Basket

Julukan “The Flying Finn” sering digunakan untuk para atlet tercepat dan berprestasi dari Finlandia. Contohnya seorang pembalap Formula 1, Kimi Raikkonen dan Teemu Selanne di NHL.

Tapi jauh sebelum mereka, ada nama Paavo Johannes Nurmi yang erat dengan julukan ini. Ia terkenal dengan bakat berlari dengan segudang prestasi yang telah ia dapatkan.

Dalam prestasi berlarinya, Paavo Johannes Nurmi menjadi ikonik karena menggunakan sepatu tradisional bermerek Karhu.

Menggambarkan Nasionalisme Pada Beruang

Source: Main Basket

Nah, Karhu sendiri menggunakan logo beruang sebagai ikonnya. Sepatu ini merupakan produk atletik di bawah naungan perusahaan Ab Sportartiklar yang didirikan pada tahun 1916 di sebuah rumah produksi pinggiran kota Helsinki.

Memang dalam bahasa Finlandia, Karhu artinya beruang. Lewat ikon beruang ini mereka ingin menunjukkan semangat nasionalisme untuk mendukung atlet dalam negeri sebuas dan sekuat beruang.

Uniknya, Karhu berdiri tepat saat atlet-atlet Finlandia sedang naik daun. Sejak itu Karhu muncul sebagai produk asli Finlandia yang mendukung atletnya saat membela negara.

Menggunakan Desain Three Stripes Sebelum Adidas

Source: Coggles

Kalau melihat desain three stripes, untuk saat ini akan sangat melekat pada merek Adidas. Tapi nyatanya Karhu sudah menggunakan elemen tiga garis ini pada sepatu atletik mereka di tahun 1924.

Kemudian saat Olimpiade Helsinki tahun 1952, Adolf “Adi” Dassler (Founder Adidas) untuk pertama kalinya melihat dan tertarik dengan desain tiga garis itu.

Selang beberapa minggu kemudian, Adi Dassler mengundang pihak Karhu ke markas besar Adidas. Pada momen itu lah Karhu menjual paten desain tiga garis tersebut kepada Adidas seharga EUR 1600 atau kalau disamakan dengan nominal sekarang seharga dua botol whiskey.

Source: Coggles

Setelah kehilangan desain tiga garis, Karhu langsung membuat desain baru untuk mengganti desain ikonik mereka sebelumnya. Mereka menggunakan ornamen huruf ‘M’ yang diambil dari kata ‘Mestari‘, artinya pemenang.

Pelopor Teknologi “Air-Cushioned” Sebelum Nike

Source: Karhu

Inovasi mereka tidak berhenti sampai sekedar mengganti desain sepatu saja. Karhu tercatat untuk pertama kalinya mempeloporkan teknologi “Air-Cushioned” yang diterapkan pada seri sepatu Karhu Champion tahun 1976.

Ini berjarak 11 tahun sebelum Nike memperkenalkan Air-Sole pada keluaran Nike Air Max 1. Nyatanya, dengan teknologi ini Karhu Champion menjadi produk paling laris sepanjang sejarah Karhu, dengan mencapai satu juta pasang terjual dalam setahun.

Inovasi yang Mendahului Merek Lain

Source: Karhu / Karhu Albatross

Kalau bicara inovasi, mungkin Karhu akan jadi pesaing berat untuk berbagai brand sepatu lainnya. Bahkan Karhu berhasil menciptakan Karhu Albatross sebagai solusi sepatu lari yang ringan, ini menjadi pesaing terberat Nike Cortez.

Untuk sepatu basket, Karhu juga merilis Karhu Harlem Air sebelum adanya Converse Weapon dan Nike Air Jordan 1.

Kini, Karhu Lebih Futuristik

Karhu x Moomin Aria 95 But No High Hill | 43einhalb Sneaker Store
Source: Karhu

Sudah lebih dari 100 tahun Karhu berdiri, gaya sepatu mereka pun turut mengikuti jaman. Tampilan yang lebih kasual dan futuristik membuat Karhu tidak hanya digunakan untuk berolahraga saja, tapi bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Karhu pun tidak ketinggalan tren dalam berkolaborasi. Mereka telah melakukan kolaborasi dengan merek Moomin yang memungkinkan sepatu ini semakin cocok untuk digunakan anak-anak.

Banyak Inovasi, Kurang Menarik Hati

Source: Lockwood Avenue

Sayangnya, perjalanan lebih dari 100 tahun Karhu kurang mendapat respon oleh dunia. Sehingga nama ini jadi kurang terdengar dan diketahui oleh orang-orang.

Kekuatan sang beruang pada logo nampaknya tidak sebuas Nike dan Adidas. Namun, setidaknya mereka sudah jadi produk atletik pertama di Finlandia dan Eropa Utara.

How to Style Karhu, Prices and Where to Buy

Seperti yang udah dibahas di atas, perkembangan desain Karhu juga semakin mengikuti jaman. Selain dipakai saat olahraga, bisa juga dipakai waktu berpergian.

Jadi, kita gak perlu bingung lagi menyesuaikan outfit saat ingin berpergian menggunakan Karhu. Coba lihat referensi di bawah ini:

View this post on Instagram

Ocean vibes 🌊 #karhu #bluefacebaby 📸: @casas.y.luna

A post shared by Joe (@chefboisaucy) on

View this post on Instagram

“For physical training is of some value, but godliness has value for all things, holding promise for both the present life and the life to come.”1 Timothy 4:8 ♡ Even marathon runners need some reminding of what’s really important, our spiritual health. Bc that will really carry us to the finish line. ♡ Happy Tuesday, friends 👊 . . . #RunningWithJesus #HSHive #HoneyStinger #SweetenTheBurn #TheOriginalEnergyWaffle #JustStrong #JustStrongClothing #Nuunbassador #NuunHydration #NuunLove #NuunLife #SimpleHydration #RunSimple #ProCompression #Traxx #FleetFeet #Altra #Karhu #Nike #TheWKOUT #BodyRock #TheTreadSeries #MomentumJewelry #findyourSPARK #sharetheSPARK #Garmin #MarathonTraining #ChasingTheUnicorn #MigraineRunner #AsthmaRunner

A post shared by Samantha Reigh Christy (@sam33623) on

Dengan pakaian yang kasual dan santai, Karhu bisa diterapkan di segala situasi. Sepatu Karhu ini dibanderol mulai dari €125.00 – €150.00 dengan berbagai macam varian desain.

Sayangnya untuk di Indonesia belum tersedia toko resmi dari Karhu. Tapi, lo bisa membelinya dari e-commerce.

Lihat di sini untuk mengetahui produk Karhu lebih banyak.

close

Karhu, Sepatu Atletik Pelopor Inovasi

Search
close