Hari Musik Nasional, Sekeren Apa Musik Indonesia?!

access_time 1 tahun yang lalu

Selamat Hari Musik Nasional! 9 Maret menjadi hari yang begitu ‘spesial‘ bagi setiap musisi, penggiat dan penikmat musik Indonesia. Di tahun 2013 silam, Presiden Indonesia pada masa itu, Susilo Bambang Yudhoyono atau yang lebih dikenal dengan panggilan SBY menetapkan Hari Musik Nasional.

Keputusan tersebut disahkan lewat ‘Keputusan Presiden Nomo 10 Tahun 2013’, SBY berharap keputusannya bisa meningkatkan apresiasi terhadap musik nasional. Tanggal 9 Maret tersebut juga dipilih bukan tanpa alasan, melainkan karena hari itu adalah hari kelahiran dari pencipta lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’.

Wage Rudolf Supratman atau yang lebih dikenal dengan WR Supratman, lahir di Purworjero, Jawa Tengah pada tanggal 9 Maret 1903. Sebagai pencipta lagu kebangsaan, tragisnya dirinya tidak pernah sama sekali bisa mendengarkan lagu ‘Indonesia Raya‘ berkumandang.

Setelah dia menciptakan lagu Indonesia tersebut, WR Supratman terus diburu oleh polisi Hindia Belanda, dan dirinya akhirnya tertangkap di Malang. 17 Agustus 1938, WR. Supratman meninggal dunia karena sakit.

Itu tadi sedikit informasi soal latar belakang dari sejarah kenapa Hari Musik Nasional jatuh di tanggal 9 Maret, yuk sekarang bahas musik Indonesia masa kini.

Perkembangan Musik Indonesia ‘Now’

Kemajuan era digital tidak melulu membawa dampak negatif bagi perkembangan musik di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan perubahan perilaku cara ‘mendengarkan’ musik. Saat ini hampir sebagian orang menggunakan aplikasi streaming musik dan mulai meninggalkan kaset maupun CD. Para musisi juga sudah mulai berani keluar dari ‘record label’ dan membuat ‘label independen‘.

Melansir dari detik, pemutaran lagu secara digital justru berhasil menekan angka pembajakan musik yang dulu marak terjadi. Saat ini, siapapun, di mana pun, kapan pun orang bisa mendengar musik dan hal tersebut juga memperluas distribusi musik tersebut.

Gairah pemusik juga saat ini sedang tinggi-tingginya, karena jalannya sudah tidak sesulit waktu dulu, banyak genre musik baru yang muncul dan bahkan banyak lagu lama yang kembali ‘bersinar’.

Menariknya lagi, sudah banyak musisi Indonesia yang berhasil tembus dan masuk ke kancah internasional loh!

Musisi Indonesia ‘Tembus’ Market Internasional

Rich Brian

88rising merilis lagu kolaborasi dengan Rich Brian dan K-Pop superstar Chung Ha dalam lagu “These Nights“.  Lagu ini merupakan single terbaru dari album 88rising yang akan segera dirilis yakni Head In The Clouds II.

Mengambil nuansa vintage ala disco-80an, lagu R&B ini cocok didengarkan saat sedang bersantai menikmati indahnya perjalanan di malam hari. Bercerita tentang menikmati hidup di malam hari dengan perasaan yang sedang berbunga-bunga setelah menemukan cintanya yang baru.

Baca selengkapnya di sini

Gabber Modus Operandi

Duo elektronik asal Indoneisa Gabber Modus Operandi dipastikan akan meramaikan festival musik Primavera Sound 2020 yang akan digelar di Barcelona pada tanggal 3 hingga 7 Juni 2020 mendatang. Gabber Modus Operandi sendiri berisikan oleh 2 pruduser yang juga seniman kontemporer hebat Indonesia yaitu Ican Harem dan juga Kasimyn.

Baca selengkapnya di sini

Def Jam Rekrut 4 Musisi Hip-Hop Asal Indonesia

4 rapper asal Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Def Jam Indonesia diantaranya ada A. Nayaka, Rayi Putra, Mukarakat, dan Ben Utomo.

Baca selengkapnya di sini

The Super Insurgent Group of Intermperance Talent (The S.I.G.I.T.)

Unit hard rock asal Bandung yang berisikan Rekti Yoewono (vokal/gitar), Farri Ickhsan (gitar/synthesizer), Aditya Bagja Mulyana (bass), dan Acil Armando (drum) adalah salah satu band pertama dari Indonesia yang berangkat untuk mengisi acara di South by Southwest (SXSW) pada tahun  2009. Tidak berhenti SXSW, mereka meneruskan rangkaian tur mereka dengan menggelar acara di Los Angeles dan San Fransisco.

Superman Is Dead

Trio punk-rock asal Bali yang digawangi oleh Bobby Kool (vokal), Eka Stone (bas) dan Jrx (drum) adalah salah satu band punk-rock terbesar di Indonesia. Terbentuk dari tahun 1995 ini adalah satu-satunya band Indonesia yang pernah menjadi headliners di VANS WARPED TOUR pada tahun 2009 lalu. Di negeri paman sam itu, SID melakukan 16 pertunjukan di 16 kota yang berbeda, yang unik pada 5 gig terakhir mereka di Amerika, mereka menamai pertunjukan mereka “From Bali with Rock“.

Selain nama-nama diatas, masih ada nama lain seperti Mocca yang berpartisipasi pada ajang Asia Song festival, Burgerkill sukses memenangkan kategori ‘Metal As F**k’ dari penghargaan musik asal Inggris, Golden Gods 2013 dan White Shoes & The Couples Company yang telah banyak mendapat penghargaan internasional, di antaranya penghargaan dari Allmusicguide sebagai “The 25 Most Crustwothy Band” di tahun 2006, “The 25 Best Band in Myspace in 2007” oleh Rolling Stone.com dan “The Most Blogworthy Band on The Planet” pada tahun 2007 oleh Yahoo!

Buat yang masih pensaran bisa lanjut baca di sini

Sekali lagi selamat Hari Musik Nasional, Maju Terus Musik Indonesia!

Buat yang lagi pengen denger musik Indonesia, coba klik di sini kalo berani!

 

 

close

Hari Musik Nasional, Sekeren Apa Musik Indonesia?!

Search
close