‘Comeback’ Paling Epik Dalam Sejarah Champions League

access_time 1 tahun yang lalu

Bola itu bundar, begitu sepenggal kalimat yang sering banget lo dan gua denger. Banyak yang mengartikan bahwa apa yang ada di atas kertas belum menjamin akan apa yang terjadi di lapangan.

Bagi gua fans Liverpool, salah satu raja ‘comeback‘ Eropa udah familiar banget sama hal tersebut. Ternyata selain Mpul, masih banyak loh tim lainnya yang juga pernah melakukan ‘COMEBACK‘, terutama dalam sejarah UEFA Champions League.

Berhubung UEFA memutuskan men’suspend’ liganya karena virus COVID-19, gua akan memberikan rekomendasi ‘the greatest comeback in UCL history‘ untuk mengobati kerinduan para ‘penggila sepakbola’, here we go ;

Manchester United 2 – Bayern Munich 1 (UCL Final) – 1999

Flashback ke tahun 1999, partai final yang berlangsung di Barcelona berlangsung begitu alot. Pertandingan yang dipimpin oleh wasit legendaris asal Italia, Pierluigi Colina selama hampir 90 menit didonimasi oleh Bayern Munich.

Unggul cepat di menit ke 6, pelanggaran di luar kotak penalti dari Manchester United yang berbuah ‘tendangan bebas’ dimanfaatkan dengan Mario Basler untuk bisa ‘mengakali’ Schmeicel dan membuat skor berubah menjadi 0-1.

Menjelang akhir pertandingan, United melakukan pergantian pemain dengan memasukan Solskjaer dan pergantian tersebut berbuah ‘comeback‘ yang menjadi salah satu ‘comeback‘ terbaik di UCL.

Tepat di menit 90+1, lewat kemelut yang terjadi setelah ‘corner’ kick, Teddy Sheringham berhasil menceploskan bola ke gawang Oliver Khan, dan 2 menit berselang lewat skenario yang hampir sama, Solskjaer merubah kedudukan menjadi 2-1 untuk ‘Setan Merah’.

Saksikan highlight dari pertandingan tersebut di sini

Deportivo La Coruna 4 – AC Milan 0 (Deportivo menang agregrat 5-4 ) – 2004

via 90min.com

AC Milan yang pada laga pertama di San Siro berhasil menggiling Depor dengan skor 4-1, ternyata harus menelan pil pahit pada leg kedua mereka di markas Deportivo La Coruna. Sebelum pertandingan leg kedua, Javier Iruretta selaku pelatih Deportivo membuat sebuah statement yang menarik.

‘Keajaiban sangat sering terjadi, dan hal itu tidak bisa dijelaskan secara rasional’-begitu tuturnya. Ternyata statement tersebut benar terjadi! Deportivo tampil ‘bak tim yang kesetanan’, dan sebelum peluit isitrahat dibunyikan, Deportivo sudah unggul 3-0 atas tamunya.

Walter Pandiani, Juan Carlos Valeron dan Alberto Luque adalah nama-nama yang berhasil mencetak gol di babak pertama, sebelum akhirnya Fran Gonzales sipemain ‘subtitusi’ berhasil menaklukan Dida dan mencetak gol yang merubah kedudukan menjadi 4-0.

Skor 4-0 di kandang Deportivo, memastikan langkah AC Milan terhenti pada babak perempatfinal UCL 2004, sayangnya Deportivo juga terhenti pada babak semifinal setelah dikalahkan oleh Porto, tim besutan Jose Mourinho yang akhirnya menjadi juara UEFA Champions League 2004.

Saksikan highlight Deportivo ‘Mengamuk’ di sini

Barcelona 6 – Paris St Germain 1 (Barcelona menang agregrat 6-5 on) – 2017

via 90min.com

Sebelum Barcelona di ‘sikat’ Liverpool di Anfield, tim asal Catalan tersebut sebelumnya juga pernah melakukan ‘comeback‘ yang luar biasa! Meskipun dipermalukan dengan skor 4-0 di Le Parc de Princes, tim asuhan Luis Enrique berhasil bangkit pada laga kedua di Camp Nou.

Eks pemain Liverpool, Luis Suarez menjadi ‘motor’ kebangkitan Barcelona. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, dirinya berhasil menyundul ‘si kulit bundar’, meskipun berhasil di halau oleh pemain PSG, bola tersebut sudah melewati garis gawang dan disahkan sebagai gol.

Pertandingan menjadi semakin seru setelah Ederson Cavani berhasil memperkecil ketertinggalan PSG, namun tidak lama berselang Barcelona mendapat hadiah penalti. Neymar sebagai eksekutor berhasil merubah kedudukan menjadi 5-1 dan memaksa pertandingan masuk ke babak perpanjangan waktu.

Agregrat sementara 5-5, Barcelona akhirnya memastikan diri lolos ke babak berikut setelah Sergi Roberto berhasil mencetak gol. Dirinya memanfatkan umpan cantik dari Neymar.

Saksikan aksi anak asuhan Luis Enrique di sini.

Itu tadi 3 comeback yang juga tercatat dalam sejarah UEFA Champions League, meskipun memang Liverpool masih memegang predikat ‘the comeback king‘. Buat lo yang udah mulai Work From Home, take care!

close

‘Comeback’ Paling Epik Dalam Sejarah Champions League

Search
close