20 Ribu Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup Karena Covid-19

20 Ribu Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup Karena Covid-19 (Foto: suara.com/Dian Kusumo Hapsari)
access_time 8 bulan yang lalu

Warteg terancam gulung tikar karena pandemi

Warteg turut kena imbas pandemi. Berdasarkan penuturan Komunitas Warteg Indonesia (Kowantara), tahun ini diperkirakan akan ada 20 ribu warteg yang gulung tikar. Penutupan dikarenakan para pengelola yang tak mampu membayar sewa.

Ini kan sudah setahun, tahun ini harus perpanjang sewa kontrak. Sementara modal sudah pas-pasan. Untuk bayar karyawan berat, apalagi untuk bayar sewa,” ucap Ketua Kowantara Mukroni, dilansir dari CNN.

Via Giphy
Via Giphy
Baca juga: Trailer “Nussa” Dirilis, Angga Sasongko: “Indonesia’s Animation Is On The Move”

Omzet warteg selama pandemi turun hingga 90 persen

Selama pandemi, para pelaku usaha tempat makan tersebut mengaku hanya mendapatkan Rp200 ribu-Rp1 juta per hari atau sekitar Rp6 juta-Rp30 juta per bulan.

Angka tersebut terpaut jauh dengan omzet harian sebelum pandemi yang bisa mencapai Rp2 juta-Rp10 juta per hari atau Rp60 juta-Rp300 juta per bulan.

Mukroni menjelaskan, hal ini dipicu oleh penurunan daya beli masyarakat. PSBB dan PPKM yang diterapkan di sejumlah daerah juga turut andil dalam isu ini.

Selain itu, sektor kuliner juga diberatkan dengan kenaikan harga pangan.

Menyoal isu tersebut, Ekonom Indef Eko Listyanto mengharapkan campur tangan pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah harus memberikan perhatian terutama di pusat, misalnya Jakarta yang banyak warteg. DKI harus punya anggaran untuk bisa bantu mereka. Keterlibatan daerah harus ada,” kata Eko.

Keterlibatan daerah harus ada. Warteg bantu masyarakat kelas tertentu, karena harganya yang murah. Dalam konteks ini, karena lagi bermasalah, maka harus ada upaya kebijakan mengatasi ini,” kata Eko.

Via Giphy
Via Giphy
Baca juga: 10 Prediksi The Simpsons yang Jadi Kenyataan; Dari Donald Trump, Game of Thrones Hingga Krisis 2020!

Jumlah kasus covid-19 Indonesia masih tinggi

Kasus covid-19 Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang pesat.

Data terbaru bahkan menunjukkan bahwa Rabu (13/1/2021) lalu, jumlah kasus baru mencapai sebanyak 11.278, dengan jumlah kematian mencapai 306 orang.

Angka tersebut jadi rekor baru buat Indonesia; menambah total kasus menjadi 858.043 orang, juga jumlah kematian menjadi 24.951 orang.

Selain itu, kasus sembuh covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 7.657 orang. Sehingga total sebanyak 703.464 orang sembuh.

(Foto: suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

close

20 Ribu Warteg di Jabodetabek Terancam Tutup Karena Covid-19

Search
close